PEMBELAAN TERHADAP ISLAM

الدفاع عن الإسلام

PEMBELAAN TERHADAP ISLAM

Oleh : Karnan Baiduri Akbar

 

 

Segala puji bagi Allah swt Penguasa Alam Semesta yang telah memberikan segala nikmat-Nya kepada Kita semua, sholawat serta salam Kita hanturkan kepada junjungan Nabi Muhammad saw beserta para sahabatnya dan mereka yang mengikuti agama Islam sampai akhir zaman.

 

Ketika agama Islam berkembang dengan pesat, maka tidak bisa dipungkiri ada beberapa golongan orang yang mengkhawatirkan atau tidak suka (benci) bahkan mencoba untuk menghancurkan agama Islam dengan cara apapun, tidak sedikit dari mereka menggunakan cara licik dan kotor.

 

Tulisan ini Saya terbitkan berdasarkan 2 pembahasan pokok :

 

Yang pertama, cuplikan dari komentar Mr.Nususaku (sepertinya bukan nama asli) di website FOSPI-PAKISTAN :

https://fospi.wordpress.com/2007/11/09/islam-dan-kepemimpinan-politik/

Kita bisa menilai bagaimana Mr.Nususaku menyebarkan fitnah atas Islam dan berda’wah bahwa agama Kristen lah yang paling benar setelah Anda membaca apa yang Dia tulis.

Yang kedua, Saya tambahkan  beberapa hal untuk memperkaya pengetahuan umat Islam ataupun jemaat Kristen sendiri mengenai Bibel/Injil/Alkitab yang bertentangan dengan ilmu pengetahuan sebagai perbandingan jika kitab suci Kristen adalah murni dari Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah swt) pastilah tidak ada kesalahan didalamnya (karena Allah swt tidak akan membuat kesalahan). Al-Qur’an surat An-Nisa’: 82 “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya” ayat ini menjelaskan bahwa tidak ada satupun isi Al-Qur’an yang bertentangan satu sama lain bahkan dengan ilmu pengetahuan sekalipun, jika ada indikasi tersebut maka ilmu pengetahuanlah yang belum bisa membuktikan kebenaran Al-Qur’an, mungkin beberapa tahun atau puluh tahun mendatang akan bisa dibuktikan, dikarenakan ilmu pengetahuan belum sampai pada tingkat kemajuan yang diberitakan oleh Al-Qur’an. Kemudian akan Saya sebutkan beberapa pembahasan mengenai ajaran Gereja yang tidak sama dengan isi Bibel/Injil/Alkitab.

 

Mari Kita lihat bagaima komentar Mr.Nunusaku tersebut dan sanggahan yang saya sampaikan di bawah ini :

 

Mr.Nunusaku

Maret 27, 2009 pukul 5:36 pm

Siapa yang bisa menjamin umat islam akan masuk surga sedangkan sang nabi mereka Muhammad berada didalam liang kuburan siksa kuburan….di Medinah. sedang mereka katakan dia manusia yang sangat muliah….tetapi kemuliaannya tidak dapat kalahkan alam maut…?

Sedangkan Isa Anak Maryam yang islam mengakui dia adalah seorang nabi dan bukan Tuhan…? tetapi Dia dapat mengalahkan maut dan terjata Isa Almasih sekarang berada disisi Allah disurga, yang umat islam katakan Dia terangkat kesurga.

Mengapa sang nabi Muhammad yang dianggap begitu mulia…, tidak terangkat kesurga …?
Kenyataannya kan dia Muhammad berada dialam maut….(Tidak ada tiket kesurga)

Jadi siapa sekarang penguasa dan pemilik surga sekarang…? Muhammad tidak…? dia sedang berada dalam alam maut siksa kuburan.

Siapa yang menang itulah Dia telah menguasai surga, yaitu Isa Almasih, jikalau kamu dikenal oleh Dia yang punya surga….? baru umat islam diijinkan masuk surga. Jika kami mengikuti Isa Anak Maryam adalah jalan yang lurus (jika umat islam mengikuti Dia) baru mereka akan diijinkan masuk surga.

Muhammad memang ternyata tidak dapat menjamin pengikut kesurga karena dia sendiri tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri, ternyata kan dia berada dalam liang siksaan kuburan di Medinah…..dan sampai saat ini pengikut selalu melakukan ‘DOA SHAWALAT NABI MUHAMMAD 5X SEHARI SEDANG MEMINTA AGAR DIA KIRANYA MENDAPAT KEDUDUKAN YANG SAMA DENGAN ISA PUTRA MARYAM SEKARANG BERADA DISISI ALLAH.

Muhammad sekarang berada disisi kuburan Medinah, bukan disisi Allah….? sedangkan pengikutnya mengakui dan Muhammad mengatakan bahwa dialah nabi terakhir, tiada nabi lagi sesudaku….kan selayaknya tempat bukan disisi kuburan Medinah….?tetapi kenyataan memang dia berada dalam kuburan Medinah…dan sedang menungguh Imam Mahdi.

Kasihan juga ya….?nabi terakhir yang sangat mulia bagi Islam, tetapi sekarang tertidur dalam liang kuburan Medinah…..’MENGAPA BEGITU…?

 

 

 

Dibawah ini sanggahan dari Saya untuk Mr.Nususaku :

fospi

Maret 28, 2009 pukul 8:10 am

Mr.Nunusaku kok gak sebut nama lengkap…????

kalo anda ingin diskusi masalah kenabian insya Allah kita siap…..
tinggal kirim alamat rumah anda insya Allah kita akan mampir…..

gak usah ngomongin kayak yang di atas…. itu menandakan anda tidak paham tentang agama Islam….

saya coba menjawab beberapa pertanyaan anda…
“Siapa yang bisa menjamin umat islam akan masuk surga….??”
kita umat Islam masuk surga atas jaminan Allah bahwasanya setiap muslim akan masuk surga. dan atas kasih sayang Allah-lah pemeluk agama Islam dapat masuk surga…..
bagaimana cara kita mendapat kasih sayang Allah kalau tidak menaati semua yang perintahkan-Nya dan menjauhi semua yang dilarang-Nya……….

menurut Mr.Nunusaku keselamatan itu tentu mengimani Yesus sebagai juru selamat, tapi bagi saya keselamatan itu tergantung terhadap apa yang diperintah Allah, sebagaimana Yesus sendiri memberi kesaksian dalam Matius 7:21 “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”

TERUS BAGAIMANA KALIAN MEMASTIKAN KESELAMATAN JIKA TIDAK MEMATUHI APA SAJA YANG DIPERINTAHKAN DALAM KITAB KALIAN……………..????????

Contoh:
dilarang makan babi, tidak ditaati…..
disuruh sunat, ditinggalkan….. (yang melanggar hukum ini hukumannya mati dalam kitab kalian-silahkan baca kembali kitab kalian) tapi apa yang terjadi……!!! ajaran Paulus yang diambil “sesungguhnya aku, Paulus berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu” galatia 5:2

jadi cobalah buka kembali kitab kalian, dan lihatlah lebih teliti pada Ulangan 11:1
“Haruslah engkau mengasihi Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap Dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya dan perintah-Nya.”

beralih ke pertanyaan berikutnya:
“Anda berkata: (kenapa) kemualiaannya tidak dapat kalahkan alam maut…?”
karena Nabi Muhammad adalah seorang manusia yang menjadi utusan Allah dalam menyampaikan agama Islam kepada umat manusia, bukan seperti apa yang anda imani terhadap Yesus (yang dianggap tuhan oleh kalian, padahal Yesus sendiri tidak pernah mengaku dirinya sebagai Tuhan).

Sahabat Abu Bakar radhiyaLLAHU ‘anhu berkata:
“Wahai manusia! barang siapa yang menyembah Muhammad, maka sesungguhnya dia telah wafat, dan barang siapa yang menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah hidup dan tidak akan mati” kemudian membaca ayat Al-Qur’an : “Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” Ali Imran: 144.

kemudian Mr.Nunusaku menganggap bahwa Nabi Muhammad shallaLLAhu ‘alaihi wa sallam berada didalam liang kuburan dan mendapat siksa, atas dasar apa anda menetapkan demikian….????
kami mempunyai Al-Qur’an dan Hadits sebagai rujukan dalam menetapkan semua perintah agama Islam yang tidak bisa seenaknya ditafsirkan sendiri seperti injil, disana ada disiplin ilmu yang harus dikuasai dulu, antara lain: penguasaan bahasa arab, sharaf, nahwu, balaghah, asbabunnuzul, ulumul qu’an, tafsir, jarah wa ta’dil dll.

kami sebagai umat Islam berkeyakinan dalam masalah hidup di alam yang lain yaitu bukan alam kita ini, hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana keadaan hidup itu.
dan kami beriman bahwa mereka yang telah berjuang di jalan Allah akan mendapat nikmat dari sisi-Nya.
“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki”. Ali Imram: 169

berpindah pada masalah lain:
anda berkata : “Muhammad memang ternyata tidak dapat menjamin pengikut kesurga karena dia sendiri tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri, ternyata kan dia berada dalam liang siksaan kuburan di Medinah…..dan sampai saat ini pengikut selalu melakukan ‘DOA SHAWALAT NABI MUHAMMAD 5X SEHARI SEDANG MEMINTA AGAR DIA KIRANYA MENDAPAT KEDUDUKAN YANG SAMA DENGAN ISA PUTRA MARYAM SEKARANG BERADA DISISI ALLAH”

saya jelaskan disini….
dari awal sampai akhir anda selalu menukil ajaran Islam yang seolah-olah itu benar apa adanya, tetapi sama sekali tidak membawakan atau menyebutkan apakah itu dari Hadits atau Al-Qur’an.
Dan yang menjadi pertanyaan adalah “dalam shalawat mana kita meminta kedudukan Nabi Muhammad ShallaLLAHU ‘alaihi wa sallam disejajarkan dengan Nabi Isa ‘alaihis salam….?”

sedangkan kami umat Islam diperintahkan untuk tidak membeda-bedakan terhadap semua utusan Allah
” Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya” Al-Baqarah: 136.
“…..Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya…..” Al-Baqarah: 285.
” Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka, kelak Allah akan memberikan kepada mereka pahalanya. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ” An-Nisa’: 152.

kemudian kenapa dishalawatkan atau dido’akan setiap hari, berarti tidak selamat, lebih baik ikut Yesus pasti dijamin selamat, karena Yesus telah berada dalam sorga……
sebenarnya ini adalah tuduhan yang keliru total.

dalam pandangan kami sebagai umat Islam, didoa’akan ataupun tidak, Beliau pasti dijamin masuk jannah (surga), kerena Beliau adalah seorang yang ma’sum (terhindar dari berbuat dosa). masalah umat Islam bershalawat kepada Nabinya itu tidak lain karena ada tuntunan yang jelas dari Al-Qur’an dan Hadits. Apa yang bisa diberikan umat Islam kepada Nabinya, yang telah berjasa mengeluarkan kondisi masyarakat seperti binatang tatkala itu selain do’a. Kalau sekarang orang bisa memberikan duit, mobil, rumah terhadap orang yang berjasa……
dan bershalawat atau do’a itu bukan berarti Nabi kita belum selamat, mendo’akan Beliau adalah ada tuntunannya dalam surat Al-Ahzab: 56 “……. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” dan shalawat/do’a inipun akan kembali kepada kita dengan ganjaran yang berkali-kali lipat. umat Islam bershalawat kepada Nabinya sekali, kita mendapatkan shalawat 10 kali.

sebenarnya selama ini saya dalam berda’wah tidak pernah menjelek-jelekan agama manapun, apalagi menyinggung kepercayaan orang lain, tetapi siapapun yang menghina Nabi saya pasti akan saya balas….
dan satu lagi, kenapa kalian dalam berda’wah selalu memakai cara yang kotor, menyebarkan fitnah, dengan mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kebenaran……..

(SELESAI POKOK PEMBAHASAN PERTAMA, KITA BERALIH KE PEMBAHASAN KEDUA)

Itulah tanggapan Saya dahulu untuk komentar Mr.Nususaku, berikut ini tambahan beberapa hal(kritik) mengenai Bibel/Injil/Alkitab yang memiliki kontradiksi terhadap fakta ilmu pengetahuan yang dalam beberapa tahun belakangan ini baru diketahui kebenarannya berdasarkan kemajuan peradaban manusia dan kontradiksi antara kitab suci mereka dengan ajaran Gereja, yaitu :

Ketika pertama kali Kita membuka halaman Alkitab, maka dikisahkan tentang penciptaan alam semesta, pada hari pertama diciptakanlah siang dan malam, KEJADIAN 1:1-5 :

^Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

^Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

^Berfirmanlah Allah : “jadilah terang”. Lalu terang itu jadi.

^Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah  terang itu dari gelap.

^dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi. Itulah hari pertama.

Maka muncullah pertanyaan bagaimana mungkin ada sebuah cahaya tanpa adanya sumber cahaya (matahari) sedangkan matahari diciptakan pada hari ke-4, KEJADIAN 1:14-19 :

^berfirmanlah Allah: “jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun.

^dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi”. Dan jadilah demikian.

^maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.

^Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi.

^dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

^jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

Dari sini lebih banyak kejanggalan yang muncul, dijelaskan bahwa Allah menjadikan bulan menguasai malam dengan memiliki cahaya sendiri seperti matahari, padahal menurut fakta ilmu pengetahuan cahaya bulan adalah pantulan dari sinar matahari dan bulan tidak memiliki cahaya sendiri. Bagaimana mungkin Allah tidak mengetahui cahaya yang dipancarkan bulan adalah sebuah pantulan ? Bagaimana mungkin Allah salah dalam berfirman di Alkitab, Tuhan adalah Penguasa, Maha Mengetahui, Maha segalanya dan tidak mungkin Tuhan melakukan kesalahan (bahasa kasarnya bagaimana mungkin Allah tidak tau fungsi dari ciptaan-Nya yaitu bulan bahkan melakukan kesalan dalam berfirman didalam Alkitab).

Kembali ke pembahasan didalam proses penciptaan Alam Semesta di hari ke-1, disana disebutkan bahwa adanya siang dan malam, Apakah mungkin di luar angkasa ada siang dan malam ? Apakah Allah menyalakan sumber cahaya pada waktu tertentu dan saat itu menjadi siang hari, kemudian mematikannya pada waktu tertentu dan muncullah gelap ? terjadinya siang dan malam itu karena rotasi suatu planet, padahal bumi saat itu belum diciptakan. Apakah Tuhan melakukan kesalahan lagi dalam berfirman ? Bumi diciptakan pada hari ke-3 sebagaimana tertulis pada KEJADIAN 1:9-13 :

^berfirmanlah Allah: “hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering”. Dan jadilah demikian.

^lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut, Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

^Berfirmanlah Allah: “hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi”. Dan jadilah demikian.

^tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

^jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

Jadi secara akal manusia yang “logis” tidak akan ada siang dan malam sampai dicipatakannya Bumi (planet) dan sumber cahaya pada hari ke-4. Timbul pertanyaan lagi dalam proses penciptaan bumi di hari ke-3, bagaimana mungkin tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan dan segala jenis pohon bisa tumbuh tanpa adanya sinar matahari, karena secara fakta ilmiah, segala tunas tanamam/pohon butuh terhadap sinar matahari untuk berkembang, sedangkan saat itu matahari belum diciptakan ? Apakah Tuhan melakukan kesalahan lagi dalam berfirman ?

Hal lain disebutkan dalam Alkitab bahwa langit mempunyai “tiang” AYUB 26:11 :

^tiang-tiang langit bergoyang-goyang, tercengang-cengan oleh hardik-Nya.

Sedangkan kita mengetahui bahwa langit tidak mempunyai tiang, Apakah Tuhan tidak tahu hal ini dan membuat kesalahan dalam berfirman ? mari kita simak yang termaktub di Al-Qur’an S.Luqman 31:10 :

^Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

Keanehan lain adalah Bumi memiliki pilar/tiang didalam Alkitab, MAZMUR 75:4 :

^bumi hancur dan semua penduduknya; tetapi Akulah yang mengokohkan tiang-tiangnya.

Dan di tempat lain disebutkan pula, AYUB 8:6 :

^yang menggeserkan bumi dari tempatnya, sehingga tiangnya bergoyang-goyang.

Fakta ilmu pengetahuan bumi tidak mempunyai tiang/pilar karena berbentuk (hampir) bulat. Apakah Tuhan keliru dalam berfirman ?

Kemudian segala jenis biji-bijian dan buah boleh dimakan, KEJADIAN 1:29 :

^berfirmanlah Allah : “lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji, itulah akan menjadi makananmu.

Pada faktanya tidak semua, karena sebagian biji dan buah mengandung racun yang mematikan untuk manusia, contoh : biji apel, cheri, persik, aprikot mengandung sianida. Buah jatropha/jarak pagar, ackee, daphne dll. Apakah Tuhan tidak tahu ciptaan-Nya sendiri mana yang boleh dimakan atau tidak untuk manusia ?

Mengenai koloni semut Alkitab menyebutkan di AMSAL 6:6-7 :

^hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak.

^biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya.

Fakta yang dipunyai dalam ilmu pengetahuan modern bahwa, tidak ada binatang yang hampir menyamai tingkat berkoloni manusia kecuali semut, mereka mempunyai pemimpin, pengasuh, pekerja, penjaga. Apakah Tuhan tidak tahu prihal semut ciptaan-Nya ?

Serangga atau unggas berkaki 4 disebutkan dalam IMAMAT 11:20 :

^segala binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.

Versi tertulis dalam New international :

^All flying insects that walk on all fours are to be regarded as unclean by you.

Dan versi King James :

^All fowls that creep, going upon all four, shall be an abomination unto you.

Apakah ada serangga yang mempunyai 4 kaki ? atau unggas berkaki 4 ? apakah Tuhan tidak menghitung  jumlah kaki hewan ciptaan-Nya ?

Satu hal saja ajaran geraja yang kontra dengan isi Alkitab adalah pengakuan Jesus di MATIUS 10:34 :

^”jangan kamu menyangka, bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang”.

Jadi kenapa mereka menggembor-gemborkan bahwa agama Kristen adalah agama cinta dan damai ? banyak dari misionaris memberitakan bahwa Islam lah agama pedang, penyebar dengan kekerasan, jika kita mau cari maka tidak ada satu pun kata “pedang” terdapat di Al-Qur’an, berbeda dengan Alkitab lebih dari 100 kata pedang disebutkan didalamnya.

Maka Saya tutup jika ada salah seorang penganut Kristen yang mengaku taat dan menjalankan perintah Kitab Sucinya, lakukanlah apa yang tertulis dalam Alkitab untuk membuktikan Anda adalah seorang Kristen yang sejati dengan hal-hal ini, jika tidak sanggup maka Anda orang Kristen penipu/munafiq (hanya mengaku pengikut agama Kristen di bibir saja) :

  1. Dapat mengusir setan dengan nama Allah.
  2. Dapat berbicara berbagai bahasa baru tanpa belajar.
  3. Memegang ular.
  4. Meminum racun yang mematikan tanpa mati.
  5. Menyembuhkan orang sakit hanya dengan meletakkan tangannya.

MARKUS 16:17-20 :

^tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka.

^mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh”.

^sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebalah kanan Allah.

^mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s