Puisi-Puisi Daybakh

Oleh: Irfan Azizi.

Saat Cinta Menyeruduk Norma

Tahukah kau?
Para koruptorpun punya cinta
Dan karena cinta itulah
Mereka korupsi

Keluarga mereka
Adalah telaga cintanya
Istri dan anak serta menantu
Adalah cinta yang menggelayutinya

Maka korupsipun
Adalah aktivitas cintanya
Untuk mengairi telaganya

Namun bila cinta membunuh cinta lainnya
Masihkah pantas disebut cinta?

[Islamabad, 9 Desember 2009]
Untuk Ibu Pertiwi yang masih berseteru dengan para koruptor.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s