Keutamaan Lailatul Qadar

Oleh: Azmi Muhammad Haqqy

Segala puji bagi Allah yang telah mengutamakan bulan Ramadhan di antara bulan-bulan lainnya, khususnya Lailatul Qadr yang lebih baik daripada 1000 bulan. Shalawat serta salam atas Nabi Muhammad saw beserta keluarga, dan seluruh shahabatnya.

Allah swt berfirman:

انا انزلنـاه في ليلة مباركة انا كنا منذرين فيها يفـرق كل امر حكـيم

Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1] dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah”.[2] (Ad Dukhaan:3-4)

انا انزلنـاه في ليلة القـدر وما أدراك ما ليلة القدر ليلة القـدرخـيـرمن ألف شهـر تنـزل المـلائكة والروح فيها بإذن ربهم من كل أمر سلام هي حتى مطلع الفجر

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan[3]. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (Al Qadr:1-5)

Dalam surah ini (Al Qadr) keutamaan-keutamaan yang beragam bagi lailatul Qadr, di antaranya:

  1. Sesungguhnya Allah swt menurunkan pada malam ini Al Qur’an, yang dengannya (Al Qur’an) menjadi petunjuk bagi manusia dan kunci kebahagiaan mereka di dunia dan akhirat.
  2. Apa-apa yang menunjukkan kebesaran dan keagungan malam ini
  3. Sesungguhnya malam ini lebih baik dari seribu bulan
  4. Sesungguhnya para Malaikat turun ke bumi pada malam ini, dan mereka (Malaikat) tidak turun melainkan untuk kebaikan, barokah dan rahmat
  5. Sesungguhnya pada malam ini ada keselamatan dari azab Allah swt, bagi hamba yang taat kepada Allah
  6. Sesungguhnya Allah swt menurunkan satu surah penuh demi menjelaskan keagungan malam ini.

Malam ini ada pada bulan Ramadhan yang penuh barokah, dan hendaklah di cari pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi saw:

تحروا ليلة القدر في عشر الأواخر من رمضان

Artinya: “Carilah lailatul qadr pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka selayaknya seorang muslim bersungguh-sungguh pada tiap sepuluh malam terakhir, demi memperoleh malam yag mulia ini. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dia berkata: telah bersabda Nabi Shallallahu wassalam:

من قام ليلة القدر ايمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Artinya: “Barangsiapa melakukan qiyam lailatul qadr dengan penuh iman dan menghisab diri, maka akan diampuni (dosa-dosanya) yang terdahulu”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan makna firman Allah swt (ليلة القـدرخيرمن ألف شهـر ) adalah menegakkannya. Dan amalan pada malam itu lebih baik dari pada amal pada seribu bulan lain selain malam qadr, dan mencari malam yang mulia ini pada malam-malam ganjil pada sepuluh malam terakhir, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wassalam:

اطلبوا ليلة القدر في العشر الأواخر في تسع بقـين و في سبع بقين و خمس بقيـن و ثلاث بقيـن

Artinya: “Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh (malam) terakhir pada sembilan (malam) yang tersisa, tujuh (malam) tersisa, lima (malam) tersisa, dan tiga (malam) tersisa.”[4]

Dan Sabda rasulullah :

اطلبوا ليلة القدر في العشر الأواخر فـإن غلبتم فلا تغلبوا في السبع البواقي

Artinya: “Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh (malam) terakhir, maka jika kalian tidak berkekuatan, maka janganlah melemah pada tujuh malam tersisa.”[5]

Dan malam ke-27 adalah yang paling rajih, sebagaimana perkataan kebanyakan para Shahabat Ridhwanullahu ‘anhum. Diantaranya Ibnu Abbas, Ubay bin Ka’ab (yang bersumpah bahwasanya lailatul qadr ada pada malam dua puluh tujuh Ramadhan) sebagaimana diriwayatkan oleh Imam muslim di dalam shahihnya.

Adapun hikmah disembunyikannya lailatul qadr adalah agar kaum Muslimin bersungguh-sungguh dalam beribadah pada seluruh malam-malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan, dan berkenaan dengan lailatul qadr tersebut, disunnahkan I’tikaf di masjid pada malam-malam tersebut, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dalam kitab Shahih mereka dari A’isyah Radhiyallahu ‘anha: “ Bahwasanya Nabi saw ber-I’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga Beliau diwafatkan oleh Allah swt, kemudian ber-I’tikaf pula istri-istri beliau setelahnya.”

Dan disunnahkan bagi tiap-tiap Muslim untuk memperbanyak do’a, karena do’a pada malam itu sangat mustajab. Dan hendaknya jika kita mendapatkan malam itu berdo’a dengan do’a yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw, yaitu:

“اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني”

Artinya: “ Ya Allah… Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, suka mengampuni, maka ampunilah kami.”[6]

Maka, wahai kaum Muslimin… Bersungguh-sungguhlah pada malam yang penuh barokah ini dengan sholat, do’a, istighfar dan amal-amal shalih lainnya, karena malam ini adalah suatu kesempatan yang sangat tepat untuk mendekatkan diri pada Allah swt, karena malam ini lebih baik daripada seribu bulan, yang mana 1000 bulan itu lebih dari 80 tahun. Dan usia 80 tahun merupakan usia yang sangat panjang jika hanya dihabiskan untuk beribadah kepada Allah swt. Maka malam qadr ini merupakan malam keutamaan yang hanya Allah swt berikan kepada ummat Muhammad saw. Maka janganlah sekali-kali kita sia-siakan.

Wallahu a’lam bish shawab


[1] Malam yang diberkahi ialah malam Al Quran pertama kali diturunkan. Di Indonesia umumnya dianggap jatuh pada tanggal 17 Ramadhan.

[2] Yang dimaksud dengan urusan-urusan di sini ialah segala perkara yang berhubungan dengan kehidupan makhluk seperti: hidup, mati, rezki, untung baik, untung buruk dan sebagainya.

[3] Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, karena pada malam itu permulaan turunnya Al Quran.

[4] Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad 3/71, dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albany dalam shahihul Jami’ No:1028

[5] Diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad dalam Zawa’idul Musnad 1/133 dari Ali Radhiyallahu ‘anhu, dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albany dalam shahihul Jami’ No:1027

[6] Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi no: 3513, dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albany dalam Shahihut Tirmidzi no: 2789.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s