Seabad Mohammad Natsir

23 11 2007
Senin, 19 November 2007

Bagi umat Islam Indonesia, nama Natsir tentu sudah sangat tidak asing. Seabad pemikiran Islam ini dibedah. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke 213

Kamis (15 November 2007), di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, digelar sebuah acara peluncuran panitia Refleksi Seabad Moh. Natsir: Pemikiran dan Perjuangannya. Sejumlah tokoh Islam dan pejabat tinggi negara tampak hadir, diantaranya Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Syuhada Bahri, Ketua MUI KH Khalil Ridwan, Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Jimly As-Shiddiqy, Menteri Sosial Bakhtiar Chamsah, Wakil Ketua MPR AM Fatwa, dan sebagainya. Tampil sebagai pembicara dalam seminar Prof. Dr. Ichlasul Amal, Ketua Dewan Pers yang juga mantan rektor UGM Yogya. Baca entri selengkapnya »





Islam dan Kepemimpinan Politik

9 11 2007

Oleh; M. Thalib Bonto

Muqaddimah Seribu tahun lebih ummat Islam di pimpin dalam bentuk kerajaan yang kemudian meminjam nama khilafah sebagai nama dari bentuk pemerintahan mereka, padahal pewarisan kepemimpinan tidak pernah ada dalam ranah pemikiran Islam. Sejak Rasulullah SAW wafat sejarah mencatat empat kali pergantian kepemimpinan khilafah Islamiyah yang di sepakati oleh para sahabat. Namun sejak akhir kepemimpinan Ali R.A perubahan khilafah berubah tanpa bisa di bendung oleh keinginan syahwat kepemimpinan ummat manusia. Baca entri selengkapnya »





Jenggot dan kedudukanya dalam syariat islam

9 11 2007

oleh : Su’ud Hasanudin

Muqadimah

Alhamdulillah puji syukur kepada Allah swt, Tuhan semesta alam, menciptakan pagi dan petang, siang dan malam. Semua sujud dan tunduk kepadanya. Shalawat dan salam kepada Rasulullah salallahu alaihi wa sallam. Nabi akhir zaman, risalahnya merupakan penutup semua kenabian dan menghapuskan segala syariat yang telah ada sebelumnya.

Memotong kumis dan memelihara jenggot

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرٌ مِنْ الْفِطْرَةِ قَصُّ الشَّارِبِ وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ وَالسِّوَاكُ وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ وَقَصُّ الْأَظْفَارِ وَغَسْلُ الْبَرَاجِمِ وَنَتْفُ الْإِبِطِ وَحَلْقُ الْعَانَةِ وَانْتِقَاصُ الْمَاءِ

Artinya : dari ‘Aisayah ra. Rasululah sallallahu ‘alaihi wasalam bersabda: sepuluh dari pada fitrah ; memendekkan kumis, memanjangkan jenggot, siwak (gosok gigi) dan beristinsyak, memotong kuku, membrsihkan kuku-kuku jari, membersihkan bulu ketiak, memetong ari-ari, beristinjak.<!–[if !supportFootnotes]–>[1] Baca entri selengkapnya »





Negri Mutanabbi

3 11 2007

oleh Adam Bakhtiar.

Negri Mutanabbi

judul diatas sepertinya layak, untuk saat ini disandang oleh negaraku Indonesia.
negri mutanabbi ( tempat orang mengaku Nabi), ya ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu julukan negri mutanabbi tepatnya adalah berada di Subcontinent (anak benua hindia) yang kaya akan ajaran-ajaran serta ritual paganisme.

namun profesi bahkan gelaran Negri Mutanabbi itu sekarang telah bergeser dan beralih ke asia tenggara, tepatnya negara kesatuan indonesia. entah dosa apa dan kekejaman apakah yang telah membuat negri yang subur makmur ini dihiasi dengan wajah manusia-manusia berjiwa sakit; mulai dari pelaku kriminal materi sampai pelaku kriminal ruhiyah. Baca entri selengkapnya »








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.